Saturday, January 25, 2014

Macet....

Jakarta dan macet saat ini bagaikan dua sisi mata uang. Satu sama lain tidak bisa dipisahkan. Kalau teringat Jakarta pasti selalu teringat kejamnya macet di jalanan ibukota ini. Begitu pula sebaliknya kalau bicara macet, di kepala selalu terlintas masalah macet di Jakarta. Atau, setidaknya begitulah yang saya pikirkan tentnag macet dan ibukota negara ini.

Yah, saya berpikir seperti ini karena saya juga seorang pejuang (kalau bisa dikatakan begitu hehehe) kemacetan di Jakarta. Setiap hari bergelut dengan kemacetan Jakarta. 3 jam dalam sehari, 5 hari dalam seminggu. Bisa lebih sih kalau lagi lembur.

Menyebalkan. Itulah yang terasa ketika sedang terjebak macet. Kita memiliki jadwal yang harus dipenuhi. Ada deadline. Waktu seolah-olah sedang memburu kita. Tetapi kendaraan didepan berbaris tidak teratur, memanjang, dan tak bergerak. Kadang, alam pun seolah menertawakan pengendara kendaraan pribadi itu dan mengolok-olok kami dengan menurunkan hujan deras, atau panas yang menyengat ditengah kemacetan itu.

Tapi saya baru sadar beberapa hari lalu kalau macet memiliki sisi lain. Sisi lain ini cukup mengasyikkan, kalau menurut saya sih. Saya menemukan kebiasaan baru saat macet ini. Yaitu mengamati ekspresi wajah pejuang-pejuang macet ibukota. Bisa kita amati ratusan ekspresi yang dimiliki pejuang-pejuang macet ibukota ini. Ratusan wajah orang-orang yang menggantungkan hidupnya di ibukota.

Bermacam-macam ekpresi dapat ditemi disini. Ada orang yang terlihat pasrah dengan kemacetan ini. Ada orang yang memendam emosi dan kemarahan ditengah macet. Ada orang yang terlihat berseri-seri entah kenapa, mingkin karena baru gajian atau baru dapet pacar. Ada yang terlihat begitu emosi, sampai mengebel-bel kendaraan didepannya, padahal depannya juga tidak berjalan. Ada yang begitu hati-hati waktu berjalan, sepertinya baru belajar naik motor. Dan lain-lain, yang tidak bisa saya sebutkan karena saking banyaknya (karena lupa juga sih hehehe).

Sampai saat ini saya masih menikmatinya. Hitung-hitung sebagai pengisi waktu luang dikala macet sih. Siapa tau juga ketemu orang yang memiliki wajah menarikk juga, bakal sangat menghilangkan bosan waktu macet hehehe.